KabarSemesta, Kaur : Pemerintah Kabupaten Kaur melalui komitmen bersama dengan PT PLN (Persero) memastikan bahwa pengoperasian Gardu Induk (GI) 150 kV yang berlokasi di Desa Kasuk Baru ditargetkan mulai beroperasi penuh pada akhir Desember mendatang. Sabtu, (13/12/25).
Infrastruktur kelistrikan strategis ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk meningkatkan keandalan sistem sekaligus mengatasi persoalan pemadaman listrik (byarpet) yang kerap dirasakan masyarakat. Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos, MAP, menyampaikan bahwa pengoperasian GI 150 kV ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan, serta menjadi kebutuhan mendasar masyarakat dan penopang utama aktivitas ekonomi.
“Dengan beroperasinya Gardu Induk 150 kV, kapasitas daya listrik yang tersedia untuk Kabupaten Kaur akan meningkat signifikan hingga mencapai 60 MW. Daya ini akan didistribusikan melalui enam penyulang utama, yaitu Penyulang Pendap, Kince, Lotek, Selimpuk, Bagar Hiu, dan Gelamai”, kata Bupati Kaur Gusril Pausi.

Sementara itu Manager UPP PLN Sumbagsel 2, Adi Saputro, menambahkan bahwa progres pembangunan GI Desa Kasuk Baru telah mencapai sekitar 95 persen, dan dalam waktu dekat akan dimulai uji coba pengoperasian tanpa beban daya sebagai tahapan akhir.
Pengoperasian Gardu Induk 150 kV ini memproyeksikan Kabupaten Kaur akan terbebas dari pemadaman yang disebabkan oleh defisit daya. Dengan kondisi kelistrikan yang semakin stabil, daerah tersebut juga semakin siap menjadi tujuan investasi baru yang menarik di Provinsi Bengkulu.(Kky)















